#melayang {position:fixed;_position:absolute;bottom:30px; left:0px;clip:inherit;_top:expression(document.documentElement.scrollTop+document.documentElement.clientHeight-this.clientHeight); _left:expression(document.documentElement.scrollLeft+ document.documentElement.clientWidth - offsetWidth); } Header h1 { height: 0px; visibility: hidden; display: none; } .Header .description { height: 0px; visibility: hidden; display: none; } Baca Selengkapnya: Cara Membuat Gambar Header Blog http://bisikan.com/cara-membuat-gambar-header-blog#ixzz2z1AIaFZT

Kamis, 27 Maret 2014

Nilai uang



DEPRIYANTO
MEPI-5/5
NILAI UANG MENURUT WAKTU MENURUT ISLAM
A.    Pengertian Nilai Uang
Dalam Ekonomi Tradisional uang didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu berupa benda apa saja yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi modern definisi uang menurut D.H. Roberson dalam bukunya money, disebutkan bahwa uang adalah sesuatu yang bisa diterima dalam pembayaran untuk mendapatkan barang-barang.
Dunia bisnis adalah aktivitas uang sebagai. Kapital akhir periode (K2) harus lebih besar dari pada kapital awal periode (K1), itu artinya bisnis memperoleh laba. Jembatan yang menghubungkan K1 & K2 adalah tingkat bunga. Jadi, baik nilai sekarang maupun nilai masa mendatang yang dinilai pada tingkat bunga yang ditentukan maupun dievaluasi, maka BUNGA dapat dikatakan sebagai sejumlah uang yang dibayarkan atau dihasilkan sebagai kompensasi terhadap apa yang dapat diperoleh dari penggunaan uang.
Jenis Bunga:
1.      Bunga sederhana
2.      Bunga berbunga


B.     Nilai Uang Masa Mendatang (Future Value)
Nilai uang masa mendatang adalah nilai uang dimasa yang akan datang dengan tingkat bunga tertentu.

Rumus:
FV = PV (1 + r)n
FV = Future Value ; PV = Nilai sekarang; r =  Rate/bunga; n = tahun/periode


contoh:
Jika pada tahun 2000, Agung menabung uangnya ke Bank Mandiri sebesar Rp. 2.000.000, dengan tingkat bunga sebesar 12% per tahun. maka setelah satu tahun jumlah uang Agung berjumlah?

Diketahui: PV       = Rp. 2.000.000
                  r           = 12% = 12/100 = 0,12
                  n          = 1
Ditanyakan: FV
Jawab:
Rumus: FV = PV (1 + r)n
FV = Rp. 2.000.000 (1+0,12)1
FV = Rp. 2.000.000 (1,12)1
FV = Rp. 2.240.000

C.    Nilai Uang Sekarang (Present Value)
Present value adalah suatu nilai saat ini dari jumlah uang dimasa yang akan datang atau serangkaian pembayaran yang dinilai pada tingkat bunga yang ditentukan. Setiap individu berpendapat bahwa nilai uang saat ini lebih berharga dari pada nanti.
Sejumlah uang akan diterima dari hasil investasi pada akhir tahun, kalau kita memperhatikan nilai waktu uang, maka nilainya akan lebih rendah pada akhir tahun depan. Sedangkan jika tidak, maka uang yang akan kita terima pada akhir tahun depan adalah sama nilainya yang kita miliki sekarang.

Rumus:
PV = 
PV = Nilai sekarang; FV = Future Value ; r =  Rate/bunga; n = tahun/periode



Contoh soal:
Harga sepeda motor 2 tahun mendatang sebesar Rp. 10.000.000. Tingkat bunga rata-rata 12% setahun. Berapa yang harus ditabung Agung saat ini agar dapat membelinya?


Diketahui:       FV       = Rp. 10.000.000
      r           = 12% = 0,12
      n          = 2
Ditanyakan: PV?
Jawab:
Rumus:
PV =
PV =
PV = Rp. 7.971.939

D.    Anuitas
Anuitas adalah rentetan pembayaan atau penerimaan uang yang biasanya sama besar yang dibayarkan pada interval waktu yang sama, misalnya premi asuransi, pembayaran sewa, pembayaran bunga obligasi, dll. Macam-macam anuitas:
a.       Nilai yang Akan Datang dari Suatu Anuitas (Anuitas Biasa)
Suatu janji untuk pembayaran jumlah tertentu per tahun selama n tahun dan bila tiap pembayaran dilakukan pada tiap akhir tahun.
Contoh:
si A meminjam uang sebesar Rp. 3.000 dengan  pembayaran Rp. 1.000 dengan bunga 10% selama 3 tahun yang dibayar pada tiap akhir tahun. Berapakah nilai yang akan datang dari suatu anuitas (anuitas biasa)?

Dik:           a = Rp. 1.000
                   r =  10% = 0,1
                   n = 3
Dit: Anuitas Biasa?
Jawab:
-          Awal tahun = 0
-          Akhir tahun 1,
Sn = a (1+r)n-1
     = Rp. 1.000 (1+0,1)3-1
           = Rp. 1.000 (1,1)2
           = Rp. 1.210
-          Akhir tahun 2,
       Sn = a (1+r)n-2
            = Rp. 1.000 (1+0,1)3-2
            = Rp. 1.000 (1,1)1
            = Rp. 1.100
-          Akhir tahun 3,
       Sn = a (1+r)n-3
                  = Rp. 1.000 (1+0,1)3-3
                  = Rp. 1.000 (1,1)0
                  = Rp. 1.000
Jadi, nilai yang akan datang anuitas @10% atas Rp. 1.000 selama 3 tahun adalah Rp. 3.310

b.      Nilai yang Akan Datang dari Jatuh Tempo Anuitas (Anuitas Terhutang)
Adalah pembayaran atau penerimaan dilakukan pada awal tahun.
Contoh:
si A meminjam uang sebesar Rp. 3.000 dengan  pembayaran Rp. 1.000 dengan bunga 10% selama 3 tahun yang dibayar pada awal tahun. Berapakah nilai yang akan datang dari suatu anuitas terhutang?
Dik:           a = Rp. 1.000
                          r =  10% = 0,1
                          n = 3
Dit: Anuitas terhutang?
Jawab:
-          Awal tahun
Sn = a (1+r)n
                 = Rp. 1.000 (1+0,1)3
                 = Rp. 1.331
-          Akhir tahun 1
Sn = a (1+r)n-1
       = Rp. 1.000 (1+0,1)3-1
       = Rp. 1.210
-          Akhir tahun 2
Sn = a (1+r)n-2
                 = Rp. 1.000 (1+0,1)3-2
                 = Rp. 1.100
-          Akhir tahun 3
Nilai yang akan datang anuitas @10% atas Rp. 1.000 adalah Rp. 3.641

c.       Nilai sekarang anuitas dari suatu anuitas
Contoh Soal:
si A meminjam uang sebesar Rp. 3.000 dengan  pembayaran Rp. 1.000 dengan bunga 10% selama 3 tahun yang dibayar pada awal tahun. Berapakah nilai sekarang anuitas dari suatu anuitas tersebut?
Dik: a = Rp. 1.000;  r =  10% = 0,1;
  n = akhir tahun 1, n = 1
                    akhir tahun 2, n = 2
                    akhir tahun 3, n= 3
Dit: Nilai sekarang anuitas dari suatu anuitas?

Jawab:
-          Awal tahun = 0
-          Akhir tahun 1
Sn = a
Sn = Rp. 1.000
Sn = Rp. 909,09
-          Akhir tahun 2
Sn = a
Sn = Rp. 1.000
Sn = Rp. 826,45

-          Akhir tahun 3
Sn = a
Sn = Rp. 1.000
Sn = Rp. 751,31
-          Nilai sekarang anuitas @10% atas Rp. 1.000 adalah Rp. 2.486,85

d.      Nilai sekarang anuitas jatuh tempo
Contoh soal:
si A meminjam uang sebesar Rp. 3.000 dengan  pembayaran Rp. 1.000 dengan bunga 10% selama 3 tahun yang dibayar pada awal tahun. Berapakah nilai sekarang anuitas dari suatu anuitas tersebut?
Dik:           a = Rp. 1.000
                   r =  10% = 0,1
Dit: Nilai sekarang anuitas jatuh tempo dari suatu anuitas?
Jawab:
-          Awal tahun = Rp.1.000
-          Akhir tahun 1
Sn = a
Sn = Rp. 1.000
Sn = Rp. 909,09

-          Akhir tahun 2
Sn = a
Sn = Rp. 1.000
Sn = Rp. 826,45
-          Akhir tahun 3 = 0
-          Nilai sekarang anuitas @10% atas Rp. 1.000 adalah Rp. 2.735,54

E.     Nilai Waktu Uang dalam Islam
Yang dikenal dalam konsep ekonomi islam adalah ECONOMIC VALUE OF TIME (yang bernilai adalah waktu itu sendiri) bukan Value of Money. Islam memperbolehkan penetapan harga tangguh bayar lebih tinggi dari pada harga tunai. Hal ini diperbolehkan karena semata-mata ditahannya hak si penjual barang (keuntungan).
Ekonomi islam memandang waktulah yang memiliki nilai ekonomis (penting).  Pentingnya waktu disebutkan Allah dalam Q.S Al-Ashr ayat 1-3.
  
Artinya: “Demi masa (1). Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian (2),
 kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran (3).”

Economic value of time digunakan dalam menghitung nisbah bagi hasil dibank syari’ah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar